Upayakan Kualitas Kesehatan Lingkungan, Peran Puskesmas Penting
jogjabenih – Kesehatan lingkungan merupakan tidak benar satu upaya kesegaran untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik fisik, kimia, biologi maupun sosial yang terlalu mungkin setiap orang capai derajat kesegaran yang setinggi-tingginya.
Hal ini sebagaimana diatur di dalam aturan pemerintah No. 66 th. 2014 tentang kesegaran lingkungan (Kesling) yang peraturannya bertujuan di dalam rangka terwujudnya kesegaran lingkungan lewat upaya pencegahan penyakit dan masalah kesegaran berasal dari aspek efek kesegaran lingkungan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Misranda E. U. Nalole M. Si, mengungkap tiga pilar utama di dalam program Indonesia sehat antara lain penerapan paradigma sehat, penguatan layanan kesegaran dan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Narasumber Kasie Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja Dan Olahraga Sabri Panigoro, SKM., M. Kes
“Penerapan paradigma sehat dikerjakan dengan strategi pengutamaan kesegaran di dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan prefentif, serta pemberdayaan masyarddakat,” ujar Misranda pada pembukaan kegiatan pertemuan peningkatan kualitas lingkungan untuk capai indikator kesegaran lingkungan tingkat provinsi Gorontalo, Selasa (16/07/2019) di hotel Eljie kota Gorontalo.
Untuk itu sebagai penyelenggara layanan kesegaran masyarakat, Misranda menerangkan bahwa Puskesmas berperan penting di dalam layanan kesling lewat upaya preventif, promotif dan kuratif secara berkesinambungan
“Pelayanan kesling di Puskesmas merupakan layanan penting bagi standar layanan minimal kabupaten/kota dan indikator pemerintah area di dalam menambahkan layanan ke masyarakat,” terang Misranda.
Lewat pertemuan itu, Misranda meminta sehingga di dalam pelaksanaan upaya kesegaran lingkungan bisa tercapai.
“Lewat pertemuan ini diharapkan peserta mempunyai kapasitas dan kompetensi yang handal di dalam laksanakan upaya kesegaran lingkungan cocok dengan aturan menteri kesegaran No 13 th. 2015,” tandas Misranda.