4

Salah satu program Jogja Benih bersama dengan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY adalah melakukan upaya untuk menindaklanjuti langkah dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya perbenihan di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu pendorong komponen dari program itu sendiri adalah adanya potensi perbenihan di DIY, ungkap Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Daerah Istimewa Yogyakarta saat mengawali pembukaan kegiatan konsolidasi perbenihan.

Konsolidasi yang dilakukan selama empat hari di berbagai sumber teknologi mulai tanggal 20 - 24 Februari 2017 ini bertujuan untuk mendapatkan berbagai data mengenai hasil perbenihan. Kegiatan ini dihadiri oleh penyuluh swadaya, Dinas terkait, perwakilan kabupaten dan kota serta kelompok pelaku usaha.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan daya saing pelaku utama, perlu adanya peningkatan inovasi dan teknologi. Hal ini yang menjadikan landasan adanya konsoliadsi perbenihan ke berbagai sumber teknologi. Sumber teknologi yang dijadikan lokasi dalam kegiatan ini yaitu Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) DIY, Fakultas Peternakan UGM, Balai Besar Penelitian dan Pemuliaan Tanaman Hutan, dan Balai Pengkajian Teknologi Pangan DIY.

Pada kesempatan itu Jogja Benih dan BKPP kedepannya akan terlibat kerjasama dengan lembaga litbang dan diharapkan dapat bersinergi bersama dalam penyediaan bibit (perikanan, peternakan, kehutanan, dan pertanian).

Terkait dengan inovasi teknologi, sebenarnya kemampuan Indonesia sudah cukup baik, hanya saja permasalahnya terdapat pada data perbenihan yang mengarah di ketersediaan pangan. Tugas ketahanan pangan salah satunya bagaimana menstabilisasi sehingga fungsi ketahanan pangan salah satunya stabilisasi adalah membuat penyeimbang. Penyeimbang ini adalah untuk memunculkan toko-toko atau pasar diluar pasar yang sudah dibangun oleh masyarakat.

Jogja Benih (JB) sendiri merupakan lembaga non struktural dan harapannya menjadi lembaga yang profesional dan mandiri. Harapannya JB mampu menjebatangi kepentingan para produsen, konsumen, mungkin juga penelitian-penelitian yang terkait.